Kenapa Banyak Orang Indonesia Suka Basa-Basi?


Menurut saya basa-basi itu adalah bagian dari unsur kesopanan, jadi wajar kalau orang Indonesia itu suka berbasa-basi terlebih dahulu sebelum masuk ke inti pembicaraan. Biasanya orang akan menilai aneh jika kita mengawali pembicaraan tanpa basa-basi. Berbeda dengan anak-anak, saya melihat jika perilaku anak-anak terlalu menonjolkan sisi mereka yang tidak suka berbasa-basi.

Contoh yang pernah saya temui:

Ketika mereka hendak berangkat ke sekolah dan ada yang bertanya.

"Kamu mau berangkat sekolah?"

Kemudian mereka menjawab.

"Ini kan make seragam kalo gak sekolah ke mana? mandi ke sungai?".

Padahal yang bertanya pun tahu jika pakai seragam tentu akan pergi ke sekolah. Jika kita mengobrol hanya ketika ada pentingnya saja akan terlihat seperti orang asing.

Tapi dalam berbasa-basi harus tahu situasi dan kondisi. Ketika hal itu perlu disampaikan tanpa basa-basi maka sampaikan saja secara langsung. Selain lebih hemat waktu, itu akan memudahkan lawan bicara kita untuk memahami apa yang kita sampaikan.

Namun di sisi lain memang kebanyakan dari kita memang tidak suka dengan pembicaraan yang berbobot, kenapa?

Mungkin karena sejak kecil orang Indonesia sudah kebanyakan diberikan hal-hal yang kurang edukatif seperti pembicaraan soal kehidupan orang lain dan lebih suka membahas tren-tren yang sedang populer. Informasi yang lebih laku pun kebanyakan berupa infotainment yang isinya tidak jauh dari permasalah tentang aib orang lain atau pengalaman pribadi yang sensitif.

Namun bagi beberapa orang seperti saya, berbasa-basi juga membutuhkan skill khusus karena hal itu sulit dilakukan.Tidak hanya dalam berbicara, dalam menulis artikel juga perlu tambahan basa-basi agar artikelnya terlihat panjang dan tidak sependek ini.

0 Response to "Kenapa Banyak Orang Indonesia Suka Basa-Basi?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel