Sejarah Hoax Di Indonesia Dan Di Dunia

source: responsejournal.net
Sejak zaman Soekarno hoax sudah menjadi bagian dari dinamika politik baik di Indonesia maupun di dunia. Ada hoax yang digunakan untuk menipu pemimpin, memfitnah pemimpin bahkan pemimpin pun bisa menggunakan hoax untuk menipu rakyatnya.

Bagaimana sejarah hoax dari masa ke masa?

Dalam sejarah dunia hoax pertama kali tercatat tahun 1660 dalam kasus Drummer of Tedworth. Seorang tuan tanah bernama John Mompesson yang mendengar suara-suara drum setiap malam di rumahnya, kemudian Ia menuduh seorang gipsi bernama William Drury karena telah menaruh kutukan pada rumahnya karena Ia telah mengalahkan William Drury dalam sebuah pengadilan.

Dengar cerita ini seorang penulis bernama Glanville membuat buku berjudul Drummer of Tedworth yang menceritakan pengalamannya dalam rumah berhantu tersebut, buku ini laris manis dan Glanville mendapatkan kekayaan. Namun ternyata Glanville akhirnya mengakui bahwa ternyata suara-suara tersebut hanyalah sebuah trik.

Di Indonesia sosok Soekarno pun pernah menjadi korban hoax. Pada tahun 1950 beliau memanggil Idrus dan Markonah yang dikatakan sebagai raja dan ratu dari suku Anak dalam Sumatera untuk menggalang dukungan dalam kampanye pembebasan Irian Barat, nyatanya kedua pasangan tersebut hanyalah tukang becak. Ini adalah kasus hoax pertama yang dialami Presiden RI.

Hoax biasanya berkaitan dengan masalah kekuasaan, oleh karena itu hoax banyak muncul menjelang pilpres, pileg atau pilkada. Kita tentu masih ingat tentang hoax serbuan 10 juta pekerja asing atau kebangkitan PKI bukan?

Hal ini tentu sangat meresahkan karena kebenaran semakin tampak abu-abu. Di negara lain seperti Suriah hoax digunakan untuk memperpanjang konflik yang tengah berlangsung. Kita pasti tidak mau  apa yang terjadi di Suriah akan terjadi lagi di Indonesia.

Maka dari itu kita harus berusaha untuk melawan hoax dan hanya mencari informasi dari sumber yang terjamin kredibilitasnya. Oleh karena itu profesionalitas media dan jurnalis sangat diperlukan walaupun pekerjaan menjadi seorang jurnalis memiliki resiko yang sangat tinggi.

Masih ingat kasus yang baru terjadi yakni menghilangnya seorang jurnalis Arab Saudi yang bernama Jamal Khashoggi. Ia terakhir kali terlihat masuk menuju kantor konsulat Arab Saudi di Turki. Menurut dugaan ia telah tewas dibunuh karena Ia sangat aktif dalam menyampaikan kritikannya pada rezim Arab Saudi.

referensi:
hoaxes.org
www.indonesia-investments.com
bbc.com
coconuts.co
nasional.kompas.com
cnnindonesia.com

jika artikel ini bermanfaat bisa kalian share karena "sharing is caring".

0 Response to "Sejarah Hoax Di Indonesia Dan Di Dunia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel