Kenapa Indonesia Berutang?

source: www.creditcards.com
Utang Indonesia semakin sering dibahas apalagi menjelang pemilihan presiden, nah topik musiman ini biasanya sering kita lihat di televisi, internet maupun media lainnya. Oke langsung saja.

Kenapa negara melakukan utang? untuk apa pemerintah melakukan itu? dan apakah negara bisa bangkrut karena hutang?

Beda dengan utang kita ke teman saat mau bayar pesanan di warung, hutang sebuah negara adalah untuk membuat ekonomi semakin berkembang untuk membangun insfrastruktur misal jalan tol agar pendistribusian barang semakin cepat dan mudah. Tapi tetap saja utang yang semakin menumpuk membuat kita khawatir dan katanya berbahaya.

Apakah benar demikian?

Memang utang Indonesia meningkat dari tahun ke tahun tapi jangan hanya dilihat dari jumlah utangnya saja karena tingkat pendapatan negara kita juga semakin meningkat. Perbandingan atau rasio antara utang dan pendapatan Indonesia masih berada di batas yang aman.

Jika dibandingkan dengan negara Jepang atau Amerika mereka malah mempunyai utang yang jumlahnya  2 kali lipat bahkan lebih dari pendapatan negaranya. Dan pertama kali dalam sejarah utang Amerika Serikat pada bulan Februari kemarin tembus Rp. 308.000 Triliun. Tapi selama pertumbuhan ekonomi mereka jauh lebih cepat dari pada jumlah utangnya mereka pun bisa tetap aman, namun untuk Amerika sepertinya sudah kebablasan.

Meski terlihat menakutkan, utang suatu negara itu tidak buruk dan memang diperlukan. Intinya, utang tersebut adalah sebagai 'stimulus' perekonomian bagi negara, dengan membangun jalan tol, bandara, terminal, rumah sakit, sekolah maupun infrastruktur lainnya membuat pertumbuhan ekonomi yang tadinya lamban bisa dipacu agar lebih cepat.

Tapi meski utang bisa dikatakan bagus untuk pertumbuhan negara nyatanya ada beberapa negara yang hampir bangkrut karena utang salah satunya negara Yunani yang karena kurang bisa memanajemen utangnya dengan baik akhirnya negara tersebut mengalami sovereign default akibatnya bukan hanya negara tersebut yang merasakan dampaknya negara lain juga terkena efeknya.

Sebuah negara bisa saja untuk tidak berutang namun ada beberapa hal yang harus disesuaikan jika akan melakukan hal tersebut misalnya mengurangi belanja dan menyesuaikan dengan jumlah pendapatan negara baik itu dari perpajakan dan sebagainya.

Nah, jika pemerintah mengurangi belanja maka program-program yang dijalankan pun harus dikurangi atau ditunda. Sekarang utang tersebut karena efek belanja tadi, belanja karena kebutuhan, kebutuhan untuk membangun Indonesia.

Intinya, tidak selamanya utang itu buruk asal tidak kebablasan dan tidak lupa untuk dibayar, karena utang bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi suatu negara yang akhirnya untuk kesejahteraan rakyatnya sendiri.

referensi:
www.kemenkeu.go.id/
databoks.katadata.co.id
www.investopedia.com
finance.detik.com
internasional.kompas.com
www.moneysmart.id


jika artikel ini bermanfaat bisa kalian share karena "sharing is caring".

0 Response to "Kenapa Indonesia Berutang?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel