Mengenal Kriptografi Klasik Paling Sederhana, Caesar Cipher


Apa itu caesar cipher? ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan goyang caesar yang ngetren beberapa waktu lalu. Juga tidak ada hubungannya dengan caesar teman atau tetangga kalian. Awalnya saya sendiri juga tidak tahu, tapi setelah saya ke klinik tong-fang   Wikipedia saya jadi tahu apa itu caesar cipher / sandi caesar. Jadi begini menurut wikipedia:

Dalam kriptografi, sandi caesar adalah salah satu teknik enkripsi paling sederhana dan terkenal. Sandi ini termasuk sandi substitusi dimana setiap huruf pada teks terang (plaintext) digantikan oleh huruf lain yang memiliki selisih posisi tertentu dalam alfabet. Misalnya jika menggunakan geseran 3, W akan menjadi Z, I menjadi L dan K menjadi N sehingga plaintext "WIKI" akan menjadi "ZLNL" pada ciphertextnya. Nama caesar diambil dari Julius Caesar, jenderal, konsul dan diktator Romawi yang menggunakan sandi ini untuk berkomunikasi dengan para panglimanya.

Langkah enkripsi oleh sandi caesar sering dijadikan bagian dari penyandian yang lebih rumit, seperti sandi Vignere dan masih memiliki aplikasi modern pada sistem ROT13. Pada saat ini seperti halnya sandi substitusi alfabet tunggal lainnya, sandi caesar dapat dengan mudah dipecahkan dan praktis tidak memberikan kerahasiaan bagi pemakainya.

Cipher Subtitusi
Cipher substitusi adalah sandi dimana setiap karakter dari plaintext (huruf atau angka) diganti atau disubstitusikan dengan karakter lain dalam susunan abjad. Tidak ada perubahan dalam susunan abjad asli yang digunakan pada plaintext. Contoh cipher substitusi adalah sandi caesar dan sandi vigenere.

Caesar Cipher
Secara default caesar menggunakan key 3 yang artinya pergeseran 3 huruf. Susunan alphabet yang digeser sebanyak 3 huruf membentuk sebuah tabel substitusi sebagai berikut:

Alfabet biasa dan alfabet sandi:
Untuk menyandikan sebuah pesan, cukup mencari setiap huruf yang hendak disandikan di alfabet biasa, lalu tuliskan huruf yang ada pada alfabet sandi. Untuk memecahkan sandi tersebut cukup direverse saja. Contoh:

Plaintext    : JANGAN DEKATI DIA
Ciphertext : MDQJDQ GHNWL GLD

Secara matematis pergeseran 3 huruf alfabetik ekuivalen dengan melakukan operasi modulo terhadap plaintext P menjadi chipertext C dengan persamaan C = E ( P ) = ( P + 3 ) mod 26. Karena ada 26 huruf di dalam alfabet. Penerima pesan mengembalikan lagi chipertext dengan operasi kebalikan, secara matematis dapat dinyatakan dengan persamaan P = D ( C ) = ( C-3 ) mod 26.

Perlu diketahui bahwa kriptografi klasik seperti diatas sudah terlalu tua yakni digunakan sejak 2000 tahun lalu (namanya juga klasik) sehingga algoritmanya sangat mudah dan sederhana jika digunakan di jaman sekarang yang mana manusianya sudah bisa membaca. Karena hal tersebut muncul beberapa teknik kriptografi modern yang kompleks seperti AES, DES, A5/1, ADFGVX dan lain-lain.

jika artikel ini bermanfaat bisa kalian share karena "sharing is caring".

0 Response to "Mengenal Kriptografi Klasik Paling Sederhana, Caesar Cipher"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel